Arsip Kategori: RISALAH PACARAN

JANGANLAH KITA SEPELEKAN TENTANG DUSTA

Di dalam Al Qur’an Talah di sebutkan Bahwa :

“Terkutuklah orang yang banyak berdusta”
[(QS. Adz dzaariyaat:10)]

Namun Pada keBiasaan nya kalau orang lagi bercinta sering sekali di antara mereka mengucapkan kata kata seperti mengungkapkan suatu perkataan DI mana perkataan tersebut di tujukan kepada seseorang dengan menGatakan Aku Sayang kepadamu atau dengan kata kata yang lain yang se makna dengan nyA !

Terlebih lagi di internet maupun dari komunikasi yang lain nya, dalam istilah bahasa umumnya CATING/TELPON dengan lawan jenis.

Secara umum yang ikhwan maupun akhwat di saat waktu mereka meluahkan rasa perasaan nya, satu di antara mereka kadang mengatakan kalau dirinya sangat sayang kpada seseorang yang di ajaknya catingan itu, namun pada waktu yang lain ia juga megatakan sayang nya kepada orang lain, selain dari pada yang pertama ia sayangkan !

Tetapi itu semuanya terjadi kepada lelaki dan wanita yang sering mengumbar GOMBALNYA kepada lawan jenisnya dengan mengatakan aku sayang padamu hanya padamu…dan di lawan jenis yang lain nya pula mengatakan seperti itu juga !

Sungguh…kata kata yang sering di ungkapkan seperti ini bukanlah hal yang spele, karna ini adaalah termasuk perkataan DUSTA yang dimana dalam syariat islam tidak di bolehkan walaupun itu hanya suatu kata kata yang gombal ataupun hanya bergurau saja !

Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud Rodiyallohu’anhu, beliau berkata bahwa,

Nabi shalallohu’alaihi wasallam bersabda:

“Hendaklah kalian bersikap jujur karena kejujuran akan membawa kepada kebaikan dan kebaikan dapat mengantarkan ke surga. Sesungguhnya seseorang senantiasa jujur sehingga ditulis sebagai seorang yang jujur. Dan sesungguhnya dusta dapat menyeret kepada kejahatan dan kejahatan dapat menyeret ke dalam neraka. Sesungguhnya seseorang senantiasa berdusta hingga ditulis di sisi Allah sebagai pendusta,”
[(HR Bukhari [6094])]

Diriwayatkan pula dari Abdullah bin Amr bin al-Ash Rodiyallohu’anhu,
bahwasanya Rasulullah Shalallohu’alaihi wasallam bersabda:

“Ada empat sifat jika keempatnya ada pada diri seseorang berarti ia orang munafik tulen. Dan apabila ia memiliki salah satu dari empat sifat ini berarti ia memiliki satu sifat munafik hingga ia meninggalkan sifat itu: Apabila diberi amanah ia berkhianat, jika berbicara ia dusat, jika berjanji ia ingkari, dan jika bertengkar ia berbuat jahat,”
[(HR Bukhari [34] dan Muslim [58])]

Diriwayatkan Pula dari Samurah bin Jundab Rodiyallohu’anhu Beliau berkata,
Rasulullah Shalallohu’alaihi wasallam bersabda:

“Aku melihat orang yang mendatangiku dan mereka berkata, ‘Orang yang engkau lihat mulutnya dikoyak tadi adalah seorang pendusta. Ia berbohong hingga kebohongannya tersebut dibebankan kepadanya sampai mencapai ufuk. Ia diberi beban seperti itu hingga hari kiamat’,”
[(HR Bukhari [6096])]

Dengan demikian dapat kita simpulkan bahwa :

Dusta ialah memberitakan sesuatu yang berbeda dengan kejadian yang sebenarnya baik dilakukan dengan sengaja ataupun karena ketidak tahuan. Hanya saja jika dilakukan karena tidak tahu maka tidak berdosa. Allahu a’lam.

Kemudian juga Sangat diharamkan berkata dusta dan bahaya menganggap remeh perbuatan dusta, karena dusta merupakan sebab dari segala kejahatan.

Dan juga Barangsiapa yang dengan sengaja berdusta maka hal itu akan menjadi salah satu sifatnya.

SALAH SATU CONTOH DI ANTARANYA :
Misalnya menertawakan anak-anak, seperti dikatakan kepada nya, ‘Ambilah!’
padahal sebenarnya ia tidak mau memberikannya kepada anak-anak tersebut !

Kemudian mengaku kenyang padahal ia sedang lapar !

Kadang juga bercerita dusta untuk membuat orang-orang tertawa, dan lain Sebagainya … Dan masih juga Contoh yang lain nya, yang dimana termasuk juga’ yang sering GOMBAL tentang perasaan kepada semua lawan jenis nya dengan mengUmbar kata kata sayang ataupun dengan kata kata yang lain nya, yang di mana ungkapan nya itu hanya dusta BELAKA !

Kurang Lebihnya Saya mohon maaf Atas Penulisan ini Semoga ada mamfaatnya .

Wabarokallohufiikum !