SEMASA SEHATNYA HANYA MELAKUKAN BERSENDA GURAU, DAN HANYA MENG-OLOK OLOK SAJA, ITULAH YANG TERJADI PADA ARTIS LAWAK, YANG OMONGANNYA DAPAT MENYESATKAN ORANG BANYAK

Allah Ta’ala berfirman :

” Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokkan) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olokkan) wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita
(yang diperolok-olokkan)
lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan) dan janganlah kamu mencela dirim sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim ”
[QUR’AN surath hujurat ayat 11]

Sebagaimana pula Allah Azza Wa
Jalla Berfirman dalam surat Al Zilzal ayat 7-8 :

فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ(٧)وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شّرًّا يَرَه ُ(۸)

” Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya diaakan melihat (balasan) nya).
Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya pula.

Menyebabkan orang lain berdosa adalah berdosa, lebih dilakukan dengan sengaja.

Dan perlu juga kita ketahui bahwa, pelawak merupakan sebagai pelopor perbuatan dosa akan bertanggung jawab dunia akhirat…!

Sebagaimana sabda Rosulullah shalallahuAlaihi Wa Sallam :

وَعَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَرَضِيَ الله عَنْهُ :أَنَّ رَسُوْلُ الله صَلّى َالله عَلَيْهِ وَسَلّمَ قَالَ:

مَنْ دَعَا إِلَى هُدًى كَانَ لَهُ مِنَ الأَجْرِ مِثْلُ أُجُوْرِ مَنْ تَبِعَهُ لاَ يَنْقُصُ

ذَالِكَ مِنْ اُجُوْرِهِمْ شَيْئًا وَ مَنْ دَعَا إِلَى ضَلاَلَةٍ كَانَ عَلَيْهِ مِنَ الإِثْمِ

مِثْلُ آثَامِ مَنْ تَبِعَهُ لاَ يَنْقُصُ ذَالِكَ مِنْ آثَامِهِمْ شَيْئًا – زواه مُسْلِمُ

“Barangsiapa yang mengajak kepada petunjuk Allah, maka ia mendapat pahala seperti orang yang mengikutinya , sedikit pun tidak dikurangi pahalanya. Barang siapa yang mengajak ke jalan sesat, ia mendapat dosa seberat dosa orang yang mengikutinya, sedikit pun tidak dikurangi dosanya”.

Jadi walaupun para pelawak itu Baik sifatnya ataupun main‑main bahkan sungguh-sungguh ,….
sebagai mana para pelawak kadang bergaya sebagai wanita / bencong /wadam atau sebaliknya para wanita yang memakai kumis, maupun berdandan sebagai laki‑laki mulai dari pakaian, yang mana perbuatan tersebut sangat-sangat dikutuk oleh Rosulullah ShalallahuAlaihi Wasallam..

Telah jelas dalam sabdanya:

لَعَنَ رَسُوْلُ اللهِ ص.م الْمُتَشَبِهِيْنَ مِنَ الرِّجَالِ بِالّنِسَـاءِ

وَالْمُتَشَبِهَاتِ مِنَ النِساَءِ بِالرِّجَالِ_رواه اتبخارى

” Rosulullah shalallahuAlaihi Wa Sallam telah mengutuk laki‑laki yang menyerupai perempuan, dan perempuan yang menyerupai laki‑laki”

OLEH KARNA KALAU kita melihat mereka (para lawak) ,sungguh sedikitpun caranya itu tidak dibenarkan dalam ajaran Islam.
Karna kalau memang tujuannya semata‑semata untuk kebenaran, bukan untuk yang lainnya..

Sehingga dalam setiap amaliah tidak ada satu orangpun yang teraniaya baik secara langsung maupun tidak langsung. Inilah ajaran Islam yang mengajarkan kesucian..
Dan Bukan untuk di jadikan bahan olok olokan saja !

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s